Menyembuhkan Bronkitis Karena Merokok

Kebiasan merokok atau pajanan asap rokok memang bisa menjadi salah satu pencetus terjadinya bronkhitis, yakni radang pada saluran napas bagian bawah yang menuju paru. Tidak hanya itu, bronkhitis juga bisa dicetuskan oleh pajanan asap kimiawi lainnya, infeksi virus, infeksi bakteri, juga mikroorganisme lain. Selain batuk, penderita bronkhitis umumnya juga akan merasakan sesak atau nyeri di sekitar dadanya, demam, berkeringat berlebih, mudah lelah, dan beberapa keluhan lainnya. Pada kasus yang berlangsung kronis, berat badan penderita pun bisa turun drastis karena penyakit ini.

Diagnosis bronkhitis ditegakkan melalui serangkaian pemeriksaan yang komprehensif, tidak hanya rontgen, namun juga wawancara, pemeriksaan fisik, atau tes penunjang lain, seperti tes darah dan tes fungsi paru. Dengan cara ini, bisa dibedakan bronkhitis dengan beragam penyakit lain yang gejala klinisnya nyaris serupa, contohnya pneumonia, tuberkulosis paru, asma, gastroesophageal reflux disease, gastritis, kanker paru, penyakit paru obstruktif kronis, efusi pleura, dan sebagainya.

Berkenaan dengan pertanyaan Anda, masih munculnya bintik di lapang paru pada pemeriksaan rontgen sesungguhnya tidak selalu menandakan bronkhitis Anda belum sembuh. Bintik ini bisa jadi disebabkan oleh sisa jaringan parut di paru pasca sembuhnya bronkhitis, atau bisa juga muncul akibat peradangan di sekitar paru karena faktor lainnya. Tanpa memeriksa Anda dan melihat langsung hasil rontgennya, tentu kami tidak berwenang menyimpulkan hal ini. Hanya saja, secara umum, bila tidak ada lagi gejala klinis yang muncul, kemungkinan kondisi Anda tidaklah berbahaya.

Agar lebih jelas, baiknya Anda periksakan kembali diri Anda ke dokter atau dokter penyakit dalam ya.. Tergantung kondisinya, nantinya dokter bisa memberi Anda penanganan berbeda. Saat ini, sebaiknya Anda lanjutkan pola hidup Anda yang sudah sehat tersebut supaya penyakit Anda tidak berulang atau memburuk.

Get updates in your Inbox
Subscribe